Tirta Sewana Air terjun Madakaripura

20:31:00

Madakaripura Waterfall
Nggak bosen, slalu ingin kembali menikmati segarnya air,  panorama dan pengalaman yang berbeda ketika mengunjungi tempat ini *dasar tukang klayapan*. Tiap kali kesana selalu ada tantangan andrenalin yang sampe sekarang masih belum “berani” emak lakuin? (mesti sukanya yg aneh aneh  bin nyeleneh,ckckckc) apaan tuh? emak pingin banget berenang pas dibawah air terjun, menikmati keindahan dibawah sana, berhanyut manyut dalam kemurnian dan kesegaran air surga Madakaripura, dibalut dalam arus alam yang menentramkan #puitisdikit. Tapi jujur ya, emak masih takut *tutupin muka* gimana kagak takut,tuh terjangan  air dari atas air terjun keras banget  yang menyebabkan arus didalamnya begitu kuat, trus nekan kedalam orang yang berada dibawahnya, dah gitu kedalamanya siapa tahu? Masih mending tuh semeru ketahuan 3676 Mdpl, laaa ini berada dalam? Ujungnya dimana? Belum lagi kejedok ama bebatuan, del el el (ocehan sang penakut) ada yang bilang kedalamannya hingga 7 meter. Pernah denger nih cerita dari temen, ada cowok nekat berenang keseret air masuk kedalam kagak muncul lama, pada panik, ada Mas Bule yang berani nyelam dan nyariin tuh cowok, ketemu dengan tubuhnya membiru dan tak bernafas lagi. Sekuat keinginan dan sebesar Andrenalin kita untuk mencoba hal baru yang menantang, tetap kita harus memperhatian kemampuan dan keamanan diri, laaa klo nggak ada perhitungan gitu sama aja dengan Bunuh diri #safety first kata mbah ku.


Waktu datang kesini (entah untuk yang keberapa kali) pas Bulan Puasa untuk melihat prosesi kasodo di Bromo, brangkat berbikepacker dengan si sweet black Revo, kirain bakalan rame nih air terjun, karena bersamaan dengan perayaan kasodo, banyak pengunjung bakalan mampir kesini, ternyata oh ternyata, sepi banget, cuman kita dan dua cowok bekpek, Asyik uhuiiii berasa air terjun milik pribadi . Bisa bayangin nggak ya klo tuh air terjun milik pribadi, bisa mandi pakai kemben (kain batik Jawa) ala permaisuri di aliran sungai,kosokin ‘lumut’ dibadan ama batu  (Hayalan belaka). 


Pas bertandang di Bulan ramadhan, puasa, lagi haus dan dahaga
 kita berasyik manyuk dibawah kesegaran air terjun Madakaripura,
Terpaan angin selembut surga menyentuh raga,
Hijau dedaunan menghiasi mata,
Gemericik air aliran sungai bak alunan musik menentramkan jiwa
suara burung yang berceloteh ragam Bahasa,
Berjalan menyusuri sungai dan terus ber jalan menuju puncak keindahan anugrah sang Maha Kuasa, air terjun Madakaripura.   (cieeeee emak bisa puitis juga, nggak bermaksud puitis,ini keluar gitu aja dari otak yg hanya mikirin ngetrip)

Tebing air terjun Madakaripura

Meski Puasa dan harus jalan, berlompat lompat dari satu batu ke batu yang lain nuntuk menyusuri sungai, nggak berasa puasanya, apalagi pas melintas dibawah air terjun kecil,segernya air hujan murni, wahhhhhhh moga moga aja airnya nggak ketelan atau memang sengaja ditelan ??? #koplak.  Setelah berjalan plus berbasah basah, sampailah di ujung  jalan mencapai air terjun utama, hati- hati klo pas melewati dan merayap, bebatuan yang licin, kerikil kecil jangan sampai terpeleset dan jatuh ,di sebelahnya arus air dari air terjun, dan ta ra ra nikmati Keindahan Panorama tempat mandi para Dewi Pangeran Madakaripura, Air Terjun Madkaripura #Owsome. Seberapa sering kita datang kesuatu tempat yang sama, akan selalu berbeda, suasana beda, keindahan yang beda dan pengalaman yang berbeda pula, teman baru, suasana baru,  dan yang terpenting menambah Syukur Nikmat pada sang Pencipta.



7 Tips Perjalanan menuju Madakaripura

1    1. Mending pakai Motor
Selama Ngetrip ke air terjun Madakaripura emak slalu bawa motor sendiri, kenapa ? alasan yang pertama, murah, cuman isi bensin doang(itu klo agan rumahnya di daerah jatim). Alasan yang kedua, susahnya mendapatkan transportasi umum menuju kawasan ini, dari pantauan emak untuk menuju ke air terjun madakaripura. Naik Bus turun di terminal probolinggo trus lanjut menggunakan minibus menuju Pasar Lumbang atau alternatif lain, Turun dipertigaan Tongas, naik angkutan umum menuju pasar Lumbang, dari pasar Lumbang Naik Ojek menuju air terjun Madakaripura. Jarak antara Pasar Lumbang ke air terjun madakaripura sekitar (kurang lebih) 8 KM. Alasan yang ketiga, jalan menuju kesana melewati perbukitan yang berkelok kelok, dengan jurang di sisi jalan ditambah lagi jalanan yang semakin menyempit, klo bawa mobil Waspadalah berpapasan dengan mobil dari arah depan, pastikan anda sudah expert mengendarai mobil klo menuju kesana. Dipertikungan jalan yang tajam, kasih bel tit tit tiiitttttttttttt, biar kendaraan dari arah depan tahu keberadaan kita #safetyfirst.

Patung Gajah Mada di Tempat Parkir

2   2.  Hati hati parkir motor dan jasa ‘Cuci Motor’
Waktu parkir kendaraan disini, tanyakan berapa biaya parkirnya, kalau nggak, bisa bisa anda dipalak dengan harga parkir yang bisa2 10x lipat.  Parkirnya itu pakai plus plus (bukan pijet ada yg plus plus, ckckck) yaitu plus ‘maksa’ cuci motor asal asalan alias seadanya dan nggak bersih. Emak sekali menggunakan jasa parkir plus ini itu karena kasihan, anak kecil, nggak tega nolaknya, total Rp 15.000 parkir + cuci. Jadi waktu parkir motor ‘deal’ kan dulu harga parkir motor+ cuci. Klo nggak usah cuci, cukup bilang terima kasih, parkir doang dengan nada yang ramah.

3   3. ‘Pastikan‘ biaya Guide/Jasa pengantar
Setelah turun dari motor, pantat masih panas dan kaki bergetar, bakalan banyak jasa guide (biasanya menyediakan sewa jas hujan juga) yang menyapa dan siap mengantar menuju air terjun, maklum saja jarak antara tempar parkir menuju air terjun sekitar 800 m, melewati aliran sungai+ bebatuan. Klo sudah tahu jalan menuju kesana, jalan aja,nekad, nggak bakalan hilang atau kesasar kecuali diculik dedemit bangsa ‘halus’ hiiiiiiiii, tapi klo kawatir,takut sendirian pakai jasa guide saja dan PASTIKAN berapa biayanya, kenapa? Mreka selalu bilang Seikhlasnya, setelah selesai dan waktunya bayar, mreka langsung bilang Rp. 100rb atau terserah mreka,jadi Ikhlas itu ada tarifnya *manyun* macam administrasi struktural pemerintah kita, banyak biaya ‘Ikhlas’ yang nggak jelas.

Jalan perbukitan Menuju air terjun

Melintasi sungai
 

4    4.  Kagak Usah Pakai Jas Hujan,apalagi pakai payung
Air terjun madakaripura biasa disebut sebagai hujan abadi, karena sepanjang perjalanan melewati aliran sungi yang jernih dan banyak dijumpai air terjun kecil, tetesan air dari atas tebing yang membasahi tubuh, nikmati saja berbasah basah dengan air suci (dipercaya umat hindu sebagai air suci lebih dikenal dengan Tirta Sewana) meskipun pakai jas hujan, semburan air seringkali tetap masuk kedalam baju plus ditambah terpaan angin dari atas teping, wusssss seger menerpa wajah. Jadi Bawa plastik dan amankan semua peralatan elektronik yang kamu bawa. Nikmati keabadian hujan dari air suci  Madakaripura menjernihkan badan yang penuh dosa dan noda (cieeeeeee alay banget), bawa baju ganti yang ringan biar nggak ribet, disana ada kamar mandi untuk ganti baju sekalian mandi, dengan kondisi kamar mandi yang “nggak jelas” , Just have fun, Blend your self with the nature and enjoy travelling.

Terpaan Air Suci Madakaripura

Air terjun Kecil

Melewati aliran sungai dan terpaan air dari tebing
 5. Kagak Usah nekat berenang klo nggak niat Bunuh diri
Emak ngomong gini karena sayang ama kalian *gubrak* kenapa sih harus setor nyawa hanya karena andrenalin yang nggak pada tempatnya. Air terjun madangkaripura ini lumayan tinggi, dengan ketinggian sekitar 200 meter dari atas, bisa bayangin seberapa kuat terjangan sampai kebawah, bisa bisa kegencet air hingga kedalam, dan dengan gerakan air yang memusar dibawahnya. Bererapa informasi mengatakan bahwa kedalaman dibawah air terjun sekitar 7 meter, hadew bisa nggak muncul di permukaan. Klo nggak expert berenang jangan coba coba deh, Apalagi kita nggak tahu klo tiba tiba debit air naik dan jadi air bah dari atas, waduh bahaya banget. Pernah waktu emak kesana, terdengar suara keras menggelegar menggaung bak longsoran batubesar jatuh, emak khawatir  dan sempat melarikan diri, dan ada guide yang meminta kita untuk balik, ternyata itu sebuah Batang pohon besar yang jatuh dari atas air terjun. Klo disana perhatikan deh, banyak serpihan kayu dan batang pohon ditepian air, itu jatuh dari atas air terjun.   Dah gitu tempat ini masih mistis, klo sudah berada di area air tejun perhatikan ke ¼ atas air terjun, disana ada goa yang konon digunakan Patih Gajah Mada untuk bersemedi jadi be wise dan jangan yang aneh naeh #safety Travelling.

Air Terjun Madakaripura

Goa Diatas Air terjun

6   6. Lintah kecil + sandal yang kuat
Lihat sungai yang jernih mengalir dengan derasnya siapa sih yang nggak pingin menikmatinya, termasuk emak, sempat mainan air di beberapa aliran yang deras, eitsssss watu Mandi, ada lintah kecil nempel di kaki, nggak sakit sih, cuman hati hati saja. Seperti yang saya ungkap sebelumnya untuk mencapai air terjun kita melewati aliran sungai, bukit yang terjal dan licin, dan pas ketika mau sampe di air terjun utama, kita akan melewati bebatuan licin dan terjal, pegangan kuat dan hati hati,gunakan sandal atau sepatu anti selip. Gimana klo nggak punya? nggak pa pa gunakan sandal yang ada, siap2 terpeleset, sandal jebol, he he he atau tanpa alas kaki sekalian. Bercinta dengan alam.

Jalan terjal dan Berbatu

Main air di sungai

7   7. Jangan datang pada waktu Musim Hujan

Untuk mencapai air terjun ini kita akan melewati sungai dengan aliran sungai yang deras dan bebatuan, nah jika musim hujan, debit air meningkat dan air mengalir dengan deras, kita nggak bakalan bisa melewati sungai, bisa bahaya. Dan jika hujan lebat sekali wisatawan dilarang untuk datang ke air terjun. Masih mending klo belum sampe air terjun, gimana klo sebaliknya??? Sudah nyampe air terjun tiba tiba hujan, dan sungai sudah nggak bisa dilewati? Bisa bisa terjebak di air terjun madakaripura. Biasanya Sebelum jam 14.00 kita sudah disuruh untuk segera balik, biasanya jam segitu hujan mendadak datang. Jadi berhati hati lah kitika datang ketempat ini pada waktu musim Hujan, lagian klo datang musim hujan,kita nggak bisa menikmati kinclong dan jernihnya air terjun dan sungai. 
Happy Travelling

Air Terjun Madakaripura

You Might Also Like

0 comments

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram