Taj Mahal Abad 20

16:20:00

Kuil Lotus di Delhi

Kuil cantik berbentuk bunga teratai yang  berada di negara India ini  dikenal sebagai Taj Mahal abad 20 dan telah menyabet beberapa penghargaan kelas dunia dibidang arsitektur.

Menapakkan kaki di Jalanan negara dengan semilyar penduduk ini bagaikan menghirup hiruk pikuk kehidupan di masa lalu. Keyakinan merupakan bagian integral dari kehidupan bangsa India. Nilai nilai budaya yang masih kental, perpaduan antara adat dan peribadatan keagamaan masih bisa Emak rasakan di setiap sudut kota negeri ini. Menampakkan sisi religius mayoritas penduduk India yang beragama Hindu.

Di Ibukota India, New Delhi terdapat suatu kuil megah yang diresmikan pada tahun 1986 yakni Lotus Temple. Lokasinya berada di desa Bahapur. Berdiri megah di hamparan rerumputan hijau seluas 10 hektar. Design arsitektur Kuil terinspirasi oleh kecantikan bunga teratai yang merupakan simbol cinta dan ketulusan. Selain itu juga bunga teratai memberikan makna akan keabadian.

Memasuki kawasan kuil antrian yang mengular tak dapat dihindari. Setiap tahunnya mampu menyedot hingga puluhan juta wisatawan baik lokal maupun International. Menjadikannya sebagai salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi wisatawan di dunia dengan jumlah pengunjung sekitar 8.000 hingga 10.000 setiap harinya.

Berbeda dengan kuil kuil lainnya yang digunakan sebagai peribadatan umat agama Hindu. Kuil didominasi warna putih ini adalah tempat peribadatan kepercayaan Baha’i. Yaitu suatu kepercayaan yang mengajarkan tentang Keesaan Tuhan, Keesaan Agama dan Kesatuan Manusia. Kepercayaan Baha’i dimulai pada abad ke 18 diprakarsai oleh Baha’U’llah berasal dari Tehran, Iran.

Kuil peribadatan kepercayaain Baha’i ini tidak hanya berada di negara India. Tapi juga di beberapa negara lain seperti Australia dan Amerika. Meski setiap kuil kepercayaan Baha’i memiliki bentuk berbeda beda tapi tetap memiliki satu kesamaan. Yakni memiliki sembilan sisi disetiap bangunannnya yang berbentuk bundar.

Fahriborz Shahba adalah nama sang arsitektur dibalik kemegahan mahakarya kuil bunga teratai ini. Beliau berkebangsaan Iran dan tinggal dari negara Kanada. Penghargaan kelas dunia yang disandangnya bukan hanya dari segi arsitektur nya saja melainkan juga dari segi seni, agama dan juga sisi pencahayaan yang artistik. Di tahun 2001 Lotus Temple masuk Dalam Guinness World Records.

Delhi
Lotus Temple

Bunga bermekaran beraneka warna diantara taman rumput hijau dan deretan pohon palm menyambut kedatangan setiap wisatawan. Dari kejauhan, nampak sebuah kuil cantik berbentuk bunga teratai yang mampu menangkap setiap tatapan mata untuk menariknya. Terus berjalan mengikuti jalan setapak, sampailah kami didepan kuil. Beberapa petugas keamanan membagikan kantung putih sebagai tempat menyimpan alas kaki, disediakan tempat penitipan yang berada di bawah tanah.

Tak Sabar rasanya melewati puluhan anak tangga untuk melihat kecantikan kuil dari dekat. Sampainya diatas, berdiri megah sebuah bangunan bunga teratai dengan design spektakuler. Terbuat dari batu marble diambil dari gunung Penteli yang berada di Yunani.

Dikelilingi oleh sembilan kolam air nan lebar berwarna biru kehijaun. Kuncup bangunan berlapis berbentuk mengerucut berada ditengah diperindah lengkung dan detail mempesona. Setiap lengkung menaungi pintu masuk kedalam kuil. Jika diperhatikan kuil ini bak bunga teratai merekah diatas air.

Diatas kolam terbentang jembatan panjang memasuki kuil. Berdiri mengagumi design arsitektur kuil kdalam lensa kemera, tiba tiba Emak diminta oleh beberapa kepercayaan Baha’i untuk berdiri mengikuti barisan. Setiap pengunjung dibagi menjadi beberapa group barisan, berdiri didepan lengkung kaca bening berangka kayu sebagai pintu masuk.

Keseluruhan kuil memiliki sembilan pintu masuk dari berbagai arah. Salah seorang anggota kepercayaan Baha’i memberikan salam dan menjelaskan sekilas tentang kepercayaan Baha’i dalam bahasa Hindi dan jika diminta mereka siap menjelaskan dalam bahasa Inggris. Sebelum memasuki kuil kami diminta untuk mematikan  kamera dan tidak diperbolehkan membunyikan atau menggunakan handphone.

Memasuki Kuil suasana hening terasa, serasa memasuki sebuah aula berukuran jumbo. Ruangan dengan ketinggian 42 meter ini mampu menampung hingga 2500 orang. Berderet kursi panjang terbuat dari kayu menghadap ke arah barat.

Tidak ada mimbar, foto, patung ataupun simbol keagamaan didalamnya. Tidak ada ceramah, nyanyian ataupun instrument musik, hanya kesunyian dan kedamaian terasa. Hanya sebuah layar LCD yang berada disetiap sudut, menampilkan informasi tentang kepercayaan Baha’i. Ujung langit langitnya terdapat sebuah mozaik berbentuk bintang berwarna kuning keemasan dengan tulisan arab ditengahnya.

Keluar dari Kuil seseorang membagikan beberapa selebaran kertas. Sibuk mengabadikan rangka keindahan arsitektur dalam jepretan kamera, seseorang anggota kepercayaan Baha’i mendatangi Emak dan bertanya Are you come from Malaysia?. Dengan senyum ramah Emak menjawab No, I came from Indonesia. Selama di India Emak sering ditanya dengan pertanyaan yang sama.

India memang memiliki daya pesona adat dan budaya tiada duanya. Aristektur bangunan tua zaman kejayaan Hindu, Kekaisaran Islam Mughal hingga bangunan bergaya modern membentang luas di pelosok negeri. Kuil dan bangunan menjadi inspirasi dari keyakinan keagamaan masyarakat India. Akulturasi budaya negeri Hindustani mengikat setiap mata hati tuk kembali.
  
Ruang Informasi tentang Kepercayaan Baha'i
Catatan

  • Untuk memasuki kawasan, wisatawan tidak dipungut biaya alias gratis.
  • Menuju lotus temple gunakan Metro Delhi (kereta bawah tanah) turun di Kalkaji Metro stasiun. Lanjut dengan berjalan kaki atau E-rikshaw.

Catatan perjalanan ini pernah dimuat di Harian Suara Merdeka



You Might Also Like

7 comments

  1. Wooow...wooow....benar-benar cantik lotus templenya ya. Sungguh baru tahu ada bangunan secantik dan semirip bunga ini pas baca tulisan Mbak Zulfa :D *keplak kepala sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Traveller Indonesia jarang yang datang kesini. kebanyakan Bule yang datang.

      Delete
  2. Paling suka kalo ada tempat-tempat cantik begini yang free entrance :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, nggak bikin kantong bolong. biasanya bule bule kalau dah jemuh ama kepadatan India. mereka kesini sekedar duduk ditaman. Banyak yang gratis. Kayak yang http://www.emakmbolang.com/2015/02/7-makam-cantik-dan-unik-di-kota-delhi.html itu Banyak yang gratis.

      Delete
  3. Ke India yang sekarang mau mampir k Lotus ach..kalo yang lalu ngademnya di Lodi Garden,sore-sore ena juga duduk- duduk di rumput.sambil ngintip gaya pacaran pasangan muda Delhi.hiihiihii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu Lodi Garden tempat rekreasi kita kalau lagi jenuh ama padatnya Delhi. Apalagi kalau musim Semi gini. Semua bunga mekar. Betah nongkrong disini. Iya... jangan masuk terlalu kedalam klo ke Lodi. banyak Adegan "berbahaya" hahaha

      Delete
    2. Itu Lodi Garden tempat rekreasi kita kalau lagi jenuh ama padatnya Delhi. Apalagi kalau musim Semi gini. Semua bunga mekar. Betah nongkrong disini. Iya... jangan masuk terlalu kedalam klo ke Lodi. banyak Adegan "berbahaya" hahaha

      Delete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram