Sang Maestro Dibalik Lagu Lagu Keren Bollywood

18:49:00

Foto Diambil dari Web AR Rahman

Jai Ho, Jai Ho …
Aaja, aaja jind shamiyane ke tale
Aaje Jariwale nile aasman ke tale
Jai Ho, Jai Ho …

Lirik lagu Film Slumdog Millionaire sudah tak asing lagi di telinga kita. Tak hanya menggemparkan Bumi Ramayana. Tapi juga menggemparkan bumi Hollywood Amerika termasuk Indonesia.  Bahkan Jutaan manusia di seluruh  dunia men-download ringtone lagu Jai Ho yang notabene berlirik bahasa India.

Sang Maestro di balik Arrangement dan lirik lagu Jai Ho yang mengawinkan instrumental barat dan India ialah Allah-Rakha Rahman atau biasa dikenal AR.Rahman. Muncul ke bumi pada tanggal 6 Januari 1967 Bernama asli A.S Dileep Kumar.  Mengubah namanya menjadi AR rahman setelah membaca kalimat Syahadat di Usia 23 tahun.

Kemampuannya menggabungkan instrument orchestra, Hindustani classical music dan Gaya Qawwali, Nusrat Fateh Ali Khan membuat setiap lagu yang didendangkan terasa berbeda. Mendengarkan lagunya atau alunan instrument membuat pendengarnya menguras semua emosi di hati. Menguras air mata, menari, melompat menembus waktu hingga menggugah semangat hidup.

Tak hanya sukses menciptakan lagu lagu hit di Bollywood saja. Bahkan instrument Film Hollywood sekelas Lord of the Ring diarrasement olehnya. Sederet prestasi diraihnya dibidang musik. Mulai Academy award, grammy award, BAFTA award, Golden Globe dan masih banyak yang lainnya.

Dikenal sebagai “The Mozart of Madras”.  Dijuluki sebagai “Tomorrow’s World Music Icon” Hingga dijuluki Isai Puyal yang berarti  The Muscial storm.  Badai alunan lagu menebas  bumi Indonesia ketika Norman Kamaru dengan gaya uniknya dalam video mendendangkan lagu Chaiyya chaiyya dari film Dil Se.

Sebenarnya emak sendiri tidak terlalu ngefans sama lagu Bollywood. Hanya beberapa yang emak suka. Dari begitu banyak hasilnya karyanya, emak paling suka dengerin lagu Taal se Taal dari film dengan judul yang sama Taal (Rhythm).  Diperankan oleh Aishwarya Rai, Anil kapoor dan Akshaye Khanna.



Tak ada yang spesial dari alur cerita film ini. Hanya saja seluruh lagu dalam film ini asik didengarkan. Apalagi film ini menampilkan panorama keindahan negara  India. Tepatnya disalah satu propinsi di lereng pegunungan Himalaya, Himachal Pradesh. Lokasinya di Chamba Valley dan Jhumahar valley.  Sayang sekali emak melewatkan lokasi tersebut waktu jelajah Himachal Pradesh. Emak hanya bertandang ke Manali, Shimla dan Dharamsala.

Chamba Valley

Jumahar Valley diambil dari salah satu adegan

Chamba valley

Film India tak lengkap tanpa menari dan menyanyi. Tanpa keduanya dipastikan film itu tidak mendulang sukses di negerinya. Bahkan, Soundtrack lagu dianggap sebagai “racun” untuk menarik penonton menyaksikan filmnya. Tak Ayal, para pebisnis film di India tak segan mengeluarkan kocek dalam hanya untuk “pesanan” lagu hit.

You Might Also Like

4 comments

  1. Aku wes suwe gak nontok pilem India, euy... ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku meski tinggal di India, malah nggak nontok film India. Paling nek film e nge hit Koyok PK baru nontok. landing nang India sampe saiki yo film PK tok sing tak tontok, liyane lewatttt :)

      Delete
  2. Sepulang ke Indonesia, aku mendapatkan beberapa lagu baru yang kece, yihaaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lagu Kashmir juga enak di denger, sampe hafal aku. Maklum sopir jalan jalan di Kashmir dengerin lagu itu dan itu, sampe hafal dan suka, hehehe

      Delete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram