8 Tips Menghindari Mencret di India

13:55:00


Sudah menjadi rahasia umum kalau berkunjung ke India tanpa “menikmati” perut mules rasanya kurang lengkap

Welcome to the Jungle J Entah Karena jalanan India yang kotor, berdebu dan Jorok. Atau karena masakan India terlalu pedas dan berempah. Atau anda kena sumpah serapah alias Karma. Dari hasil survey menunjukkan bahwa hampir seluruh traveller yang datang ke India pasti terserang gejala perut mules alias mencret. Hadew L

Musuh bebuyutan para mbolanger ini memang bikin nggak nyaman. Bayangin! dalam kendaraan atau ditengah perjalanan tiba tiba perut melilit. Badan keringetan nahan ledakan lumpur sampe kentut J bret, brot. Semerbak aroma rempah bercampur gas “alam” tubuh menyapa hidung. Tengok sana sini kagak ada toilet. Arghhh rasanya kayak di-PHP pacar, sungguh galau J.

Nggak Tahan? Mau genggam batu? Anda cukup beruntung jika pertahaan anda cukup kuat. Bayangin klo pertahanan itu jebol, bisa bisa  tembus CD dan membentuk pulau kayangan. hehehe.

Urusan perut mules ini membuat para traveller selalu membawa berbagai macam obat yang berurusan dengan perut. Mulai multivitamin, A,B,C,D sampe Z J Obat Maag, Obat antimabok, Entrostop, Obat kuat J hingga antibiotik. Mau mbolang apa mau jadi relawan? J

Emak sendiri yang tinggal tahunan di India. Terkadang masih terserang mencret saat travelling. Pernah dalam perjalanan dari Kashmir menuju Dharamsala. Dengan mengunakan bus umum HTCP yang wajahnya kayak bus kota tua. Jalanan meliuk liuk, nanjak disertai tikungan tajam. Ditambah dengan jalanan yang ancur sementara disebelah jurang mengangga.

Bayangkan! dalam kondisi bus kayak gitu dan jalanan berbatu, perut emak mules. Rasanya mual, pingin muntah, nek, galau, badan keringet dingin karena nahan “nafsu”. Sementara bus melaju tak berhenti dalam hutan belantara lereng Himalaya. Alamak, rasanya pingin pingsan.

Akhirnya bus berhenti disebuah restoran, emak kegirangan. Emak langsung loncat dari bus. Setelah tengok sana dan sini. Akhirnya pemilik restoran kasih tahu kalau toilet ada di belakang. Sumringah, Emak jalan tergesa gesa kayak dikejar Debt Collector J. Sampai ditoilet dan buka pintu.....Dor! bukannya buang hajat dari lubang pembuangan J. Emak malah muntah muntah. Dengan mimik muka pucat pasih. Alamak Toilet super duper jorok. Masih ada sisa pisang goreng kering dan yellow cookies fresh from the oven disertai aroma yang ... Arghhhhhh.

Oke cukup cerita duka nestapa J. Ntar malah panjang ceritanya. Oh ya, kapan kapan emak berbagi tips menghadapi Toilet Umum India. Tunggu tanggal mainnya J

Berikut tips agar terhindar mencret selama travelling di negeri Mahabharata

1.    Potong kuku
Please girls, potong tuh kuku. Nggak usah sok lentik apalagi sok cantik. Jalanan di India membuat kuku kamu cepat barwarna hitam. Termasuk hidung J. Nggak mau kan item item di kuku masuk kedalam mulut trus nyapa perut? Kalaupun kamu cuci tangan, coba perhatikan lebih dalam lagi pasti masih ada yang tersisa. Apalagi makanan India kebanyakan dimakan sama tangan. Be local J

2.    Hindari street food alias jajanan pinggir jalan
Tekstur tanah di India itu sedikit berdebu dan terbang kemana mana. Meski tertutup, tetep aja debu masuk kedalam makanan. Meski street food di India tergolong super duper murah dan banyak rasa. Dan sangat sangat menggoda selera J Nggak mau kan acara mbolang terganggu hanya karena murah. Kalaupun kamu pingin berkuliner dan menikmati street food. Beberapa restoran tertutup kebanyakan menyediakan menu street food dengan harga nggak jauh beda. Stay Away J

3.    Hindari makanan yang terlalu pedas
Masakan India cenderung pedas. Hampir seluruh masakan dikasih cabe bubuk. Terkadang mereka menyediakan cabe hijau segar atau chutney (sambal) aneka warna sebagai pelengkap. Silahkan dicicipi. cukup cocol saja. Tapi jangan sampai kebanyakan. Atau tahu sendiri akibatnya J

4.    Minum air mineral Kemasan
Kebanyakan restoran di India menyediakan minum gratis dalam sebuah ceret dan gelas almunium. Hindari! lebih baik kamu beli air minum kemasan. Air yang digunakan dalam restoran kebanyakan air isi ulang. Kayak di Indonesia yang harga segalon cuman Rp.3000. Tapi kalau kamu sudah tahan banting dengan air isi ulang. Monggo dicoba J air isi ulang versi India. Fear factor J. Bahkan di seluruh stasiun kereta India tersedia kran air minum free.

5.    Minum Yoghurt, Lassi atau Yakult
Untuk menetralisir dan menghantam bakteri jahat yang masuk dalam tubuh minumlah Yoghurt. (Wih! gaya bahasa emak kayak sponsor J) Sangat mudah dan murah ditemukan di India. Tapi kalau kamu nggak suka rasa masam Yoghurt. Coba pesan Lassi. Terbuat dari campuran yoghurt, susu dan gula. Beberapa restoran juga menyajikan dengan rasa buah. Lassi ready made juga ada dalam kemasan dan juga berbagai rasa. Dan kalau kamu teteup nggak suka (terlalu J) silahkan beli Yakult. Nggak harus beli sepaket. Di India yakult bisa dibeli eceran.

6.    Cuci tangan pakai sabun sebelum makan
Seperti penjelasan nomer satu diatas dan sudah pada tahu semua tentang pentingnya cuci tangan. Menurut agama, guru, ortu dan Pak Dokter J cuci tangan pakai sabun sebelum makan. Tangan sarang bakteri apalagi kebiasaan kita pegang gadget. Dan ... kebiasaan buruk kita adalah suka Ngopel alias mancing hidung. Parahnya lagi setelah cuci tangan, Eh malah pegang hape lagi buat cekrek cekrek makanan. Be smart J

7.    Bawa Hand sanitizer, Tissue basah dan kering
Nah nih penting banget dan emak sering terlupa. Kadang direstoran nggak ada tempat cuci tangan. Atau ada tempat cuci tangan tapi nggak ada sabun. Bawa Hand sanitizer yang ukuran imut dan Tissue pack yang praktis. Masukkan dalam tas kecilmu. Nah, ini juga bermanfaat tatkala kamu ngemil. Seringnya kita lupa (malas L) cuci tangan kalau ngemil. Nah, Hand sanitizer sangat bermanfaat dalam urusan ini.

8.    Berdo’a
Bersyukur atas karunia yang Allah berikan. Bisa menjejak bumi India dan mencicip kulinernya. InsyaAllah, Allah menghembuskan Rahmat dalam setiap suapan dan menyingkirkan segala keburukan yang ada padanya.

Ribet? Simple banget kan? Kesehatan sangat penting saat kita travelling. Kalau sakit nggak akan menikmati perjalanan, yang ada cuman nggeremeng, ngedumel alias berkeluh kesah. Kesehatan Investasi seumur Hidup. Tetap sehat, tetep semangat dan tetep Jalan jalan ke India J

Datanglah ke India, Engkau pasti sangat bersyukur dilahirkan dan tinggal di Indonesia J


You Might Also Like

13 comments

  1. Matur nuwun. Informatif banget, iki. Aku tahu pisan Zulfa, pas nang Maroko yo ngunu, Mulese pas mulih, nang pesawat. Bolak balik menyang toilet karo anakku sing wedhok. Pas nggak nggowo obat mencret maneh. Naseebbb.. ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sami sami mbak Ira :) Wah, Ketok e masakan Maroko yo akeh rempah e koyok India.

      Delete
  2. Yoiii, masakan Maroko pancen akeh rempahe. Trus aku seneng njajan sembarangan, pisan. Soale murah2 maemane nang kono. Halal maneh. Kalapdotcom. hehehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyo mbak. Aku tiap kali nontok acara jalan jalan nang Maroko meski gandengan karo kuliner. Daging dimasak ngebul negebul sampe ngecesss. nek pas mbolang Nang Maroko gowo obat mencret . IsnyAllah kebal, soale bendino dileboni rempah rempah. hehehe

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Ih emak jago ngelawak ya hihihi. Tips ini sangaaaaaaaaaaaaat bermanfaat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maklum, dulu jebolan Srimulat hehehe. Sami sami. Klo ke India jgn lupa ya tips itu. klo nggak...... hohohihi

      Delete
  5. Replies
    1. hahaha Memang dibuat gitu ..... baca dalemnya lebih ngakak lagi :)))

      Delete
  6. Emang kalo lagi diare rasanya pengen tobat aja mak, beruntung kalo dirumah, kalo disekolah ini rempong, keringetan, duduk gaknyaman puleh :'))

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh. Kemringet nahan ledakan. Aku sering dapat masalah perut. makanya Kalau travelling meski suka WisKull tetep ngebatesin jajan jalanan pinggir jalan dan pedes pedes.

      Delete
  7. Pulau Kayangan, hahaha. Ternyata ada istilahnya to Delhi Belly... gimana ya Mbak, belum sampai India pun, hampir selalu kalo tiap ke rumah makan India, trus aku mencret :v kalau doyannya mah doyan-doyan aja...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe. Mungkin karena makanan India banyak bumbunya, perut jadi kurang kompromi.

      Delete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram