Mejeng jadi "Model" Iklan

13:05:00



Hobi mbolang alias travelling trus menulis cerita perjalanan sampai tampil jadi “Model Iklan”

Uhui sambil senyum senyum benerin Jilbab, hahaha *norak*. So pasti emak yang dasarnya suka mejeng, jadi nambah norak norak bergembira, sedikit alay dan sedikit sombong *plakkk*. Pinginnya sih biasa saja. Tapi bagaimanapun emak pingin berbagi kebahagiaan. Duka? cukup dipendam dalam hati. Diceritakan bersama sang pemilik hati yang selalu menghangatkan malam malamku dalam sujud panjang. (kepikiran nulis Novel).hehehe

Looo, sebentar Mak itu kan mbak Zaskia Sungkar?. Ntar! dengerin dulu nyak. Cerita ini aneh banget sebenarnya. Kebetulan yang menceriahkan J. Kebetulan yang bikin emak rock and roll. Kebetulan yang bikin emak ketawa ketiwi sendiri. Jadi gini, bulan Desember lalu beberapa tulisan jalan jalan tayang di koran dan majalah. Mulai GoGirl! Magazine, Majalah Pesona, harian Suara Merdeka, Kompas KLASS dan Majalah Noor. 

Seperti biasa emak info ke kakak. Karena beliau yang selama ini mengkoleksi artikel perjalanan di media selama emak tinggal di negeri Paman Thakur. Pingin suatu saat lihat hasil tulisanku dan membacanya di Majalah. Lembar demi lembar sambil menghirup bau kertas J. Nah, Emak lupa kasih tahu dia, kalo majalah Noor terbitnya di akhir tahun, di edisi spesial. Sedangkan GoGirl sama majalah Pesona sudah terbit di awal bulan.

“Artikelmu nggak ada di majalah Noor, yang ada cuman Iklan kamu” ucap kakak di whatsapp.

Astaghfirullah, aku lupa kasih tahu kalau yang majalah Noor belum terbit, celetukku dalam hati. Looo “Apa? Iklan? maksudnya?” emak kaget dan tanya kembali dengan mimik muka keheranan.

“Iya, Artikel kamu yang bulan apa itu tampil di Iklan”

Emak malah jadi bingung dan heran alias nggak mudeng. Karena baru pertama kali tulisan emak tayang di Majalah Noor, bagaiman bisa tampil, apalagi  Iklan. Nggak mungkinlah. Emak gendut dan bulet gini, masak jadi model?. Kalau model iklan pengurus badan, mungkin iyaL. 

Akhirnya kakak Cekrek itu iklan. Ihhh emak langsung Kuch kuch hota hai (baca kucek kucek mata). Laaa itu kan artikel perjalanan yang pernah tayang di rubrik Leisure Koran Republika? Ternyata ohhh ternyata. itu Iklan tentang Rubrik Leisure Koran republika. Nah, di Rubrik tersebut ada beberapa tulisan, mulai buah hati, kuliner dan cerita perjalanan. Dan..... Koran Republika memilih tulisanku berjudul Hamparan Peradaban Islam di kota Delhi sebagai Iklan J . Seneng dan jadi semangat nulis terus. Sombong dikit boleh? *plakkk* 



Oke, setelah cekikikan happy, time to galau. Dan ... hingga saya menulis postingan ini artikel emak belum tayang juga di Majalah Noor. Semoga bisa dimuat suatu saat nanti. Sedih? Jujur Iya tapi tetep berpikiran positif and keep on spirit. Dari kejadian ini emak belajar sesuatu tentang dunia travel writing. Menulis cerita perjalanan tak sekedar menyampaikan informasi. Tak sekedar membingkai keindahan dalam lensa kamera. Tak sekedar mendendangkan bait bait kata dalam rangkaian kalimat. Tak pula sekedar mejeng di Media. Lebih dari semua itu, Menulis mengajarkan emak lebih banyak sabar, sabar, sabar  dan menguasai emosi. Menjadi terapi hati mendekati Illahi Robbi. 

Semenit berlalu, ada dua email masuk. Alhamdullilah Ya Rabb, Emak mendapat kabar dari Majalah Femina. Kalau emak menang Sayembara Femina cover favourite. Emak dapat Eco Bread toaster. Lumayan buat bikin roti bakar. Rezeki anak Soleh. Buah sabar itu memang manis. Thanks to Allah.


Keep Istiqomah!

You Might Also Like

4 comments

  1. Setujuu... stok sabar kudu menumpuk.. :) ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah belajar Sabar teko sampeyan mbak Ira :) sabar Kuadrat ....

      Delete
  2. Mihihiiiii... aku selalu seneeeng baca cerita2 mbak Zulfa.
    Suegeeerrr

    ReplyDelete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram