Kalau
ngomongin Kashmir memang tak ada habisnya. Mulai Danau, Taman, Pegunungan
Himalaya, Salju sampai Shawl yang kualitasnya sudah mendunia. Ada
satu hal yang bikin bumbu penyedab pandangan mata lebih berbinar. Menambah
kesempurnaan pesona Bumi Surga kashmir. Apalagi kalau bukan Paras wajah sang
Adam Kahsmere yang bening dan kinclong. Kita para wanita pasti keblinger pas
jalan jalan ke Kashmir. Awas kesandung! kesandung hati maksudnya. Inget Mak,
ama yang dirumah.
Pertama
kali lihat beningnya cowok Kashmir 11 tahun yang lalu. Waktu emak masih tinggal
di Kawasan Ghaffar Manzil. Dibelakang Universitas Jamia Milia Islamia. Universitas
yang sudah dikenal dikalangan Mahasiswa Indonesia. Bahkan si Shah Rukh Khan
alumni dari universitas ini.
Apartemen
emak tinggal berada di persimpangan jalan membentuk huruf Y. Dengan view taman di depan apartemen. Seperti
biasanya, emak duduk santai di depan Balkoni. Sambil ngelihatin anak anak
tetangga main Cricket di taman.
Tetiba
ada wajah bening dari kejauhan. Mengalihkan dunia pandangan Emak dari permainan
cricket. Entah sihir apa yang dibawanya sampai emak kagak berkedip ngelihatnya.
Padahal emak biasanya suka curi curi pandang aja kalau ada yang bening. Pasang
tampang sok cool J.
Tapi yang ini “beda”.
Yang
bikin emak gemes, greget sekaligus dongkol. Si Doi kagak natap wajah emak yang
imut ini *ngaca*. Dari lantai dua apartemen emak hanya bisa memandangi
langkahnya yang semakin mendekat. Semakin dekat semakin kinclong. Apalagi pas
sudah sampai didepan, Wah Sebening Dal lake.
“He
is Khasmere” Suara lelaki membuyarkan acara live
show. Suara lelaki yang tak asing
lagi dalam kehidupan emak. Alamak! ternyata ada Sahah Jahan disebelah. Sedari tadi
memandangi emak yang menikmati “tontonan”. Kepalang tanggung. Bukannya malu,
malah cengar cengir. Emak berseloroh “is all Khasmere handsome like him?”
sambil ngelirik si Doi Lagi. hehehe. “Yeah Of course, smiliar like him, have
strong face, strong bone and nice figure”.
Duh! mendengar ucapan Shah Jahan Emak malah lupa daratan. Sambil pasang tampang
kalem dan innocent emak berucap “Can’t wait to go there”. J J J
![]() |
| Chef sekaligus pemilik restoran di Gulmarg |
Tin
tin tot tot tin suara klakson membabi buta membuyarkan tidur kami yang lelap. Ternyata
kami sudah sampai di kota Srinagar. Bukannya sibuk ngemasin ransel dan segera
meloncat dari kendaraan. Emak sama Rani sibuk curi curi pandang.
“Mbak,
mbak arah jam 7, duh matanya mbak”
“eh
Ran arah jam 3, cakep banget”
“Iya
mbak, ada lagi Mbak, arah jam 12”
Kayak
bintang di langit. Sinarnya cowok Khasmir yang cakep bertebaran di kota Srinagar.
Dasar Emak! J.
Wajahnya tegas. Putih tapi nggak bule.
Dengan pipi pink merona. Sorot
matanya tajam kayak elang. Matanya ada
yang coklat, hitam, hijau bahkan biru. Rambutnya hitam dan tebel. Yang bikin nggak kuku tuh ama hidungnya yang
super mancung. Lupakan Shaheer Sheik!.
Mulai
dari sopir, pendayung Shikara, fotografer, pemilik restoran, chef pokoknya semua dah Cakep. Bungkus! J. Memang ya, cakep itu standart. Tergantung selera. Ada yang
suka tampang oriental kayak bintang bintang korea. Ada yang suka bule, kayak
Bang Tom cruise. Ada yang suka tampang eksotis ala Mas Kaka dari Brasil. Ada
yang suka wajah ke arab arab an. Ada yang suka lokal dengan wajah kalem. Bukannya
rasis, tapi ini tentang Selera. J
Tapi apapun selera kamu, kagak ada yang membantah beningnya cowok Kashmir.


