7 Peradaban Islam di Kota Delhi

16:31:00


Ibukota negeri Hindustani ini dikenal sebagai kota dengan populasi terbanyak kedua di dunia. Berpenduduk sekitar 25 juta Jiwa. Delhi yang dahulu bernama Dilli ini dikenal sebagai kota yang pernah dikuasai oleh berbagai Kerajaan dan Kekaisaran. Peninggalan bangunan bersejarah masih kokoh berdiri hingga saat ini dan masuk dalam daftar warisan UNESCO. Sebagian besar peninggalan Peradaban Islam Era kekaisaran Mughal lah yang nampak mendominasi. Selama berabad abad, anak benua India menjadi pusat kekuasaan kekaisaran Mughal. Peninggalan peradaban Islam mulai dari Masjid, Istana, menara hingga makam semua berada di kota Delhi. Bahkan Masjid yang pertama kali di bangun di India berada di kota ini. Berikut tujuh Peradaban Islam di Kota Delhi.

     1.    Qutub Minar
Masuknya Dinasti Islam di Delhi dimulai dengan kemenangan Sultan Qutab-Ud-Din Aibak atas raja Hindu di Delhi, Ibukota India pada abad ke 11. Sebagai tanda kemenangan, Sultan Qutab-Ud-Din Aibak menginstruksikan untuk mendirikan sebuah menara. Qutub Minar (minar bahasa urdu) yang berarti menara memiliki ketinggian 73 meter dari atas permukaan tanah. Qutub Minar dipergunakan sebagai menara pengawas keamanan dan juga tempat Adzan berkumandang. Di kaki Qutub Minar terhampar masjid Quwwatul Islam, Masjid yang pertama Kali dibangun di India.


Delhi
Pilar Masjid Quwwatul Islam - Qutub Minar


      2.    Lal Qila
Lal Qila atau istana merah yang akrab dikenal sebagai Red Fort adalah Istana pada kaisar Mughal. Didirikan pada abad ke 16 oleh Kaisar Mughal generasi kelima, Shah Jahan. Berada di kawasan kota tua Delhi. Masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO dan merupakan peninggalan bangunan bersejarah terbesar di Delhi.


Purana Qila
Lal Qila


     3.    Jama‘ Masjid
Selain Lal Qila, Shah Jahan juga membangun Masjid megah yang tepat berada di depan Lal Qila. Masjid bertipe terbuka ini dikenal sebagai Masjid terbesar dan terindah di India. Masjid bernama asli Masjid I-Jahan-Numa ini sanggup menampung 25.000 jamaah sekaligus.

     4.    Humayun’s Tomb
Bangunan megah ditengah keramaian kota Delhi ini adalah tempat persemayanan terakhir raja Humayun. Beliau adalah Kaisar Mughal generasi kedua.

     5.    Purana Qila
Purana Qila yang berarti Istana tua ini adalah istana tertua dari tiga istana yang ada di Delhi. Didirikan oleh Raja Humayun dan sempat dikuasai oleh beberapa Raja lain. Ditempat ini Raja Humayun menghembuskan nafas unyuk terakhir kalinya. Beberapa kisah misteri terbungkus didalamnya. Selain itu juga, Purana Qila juga dianggap membawa sial bagi Raja yang menguasainya.

     6.    Lodi Garden
Salah satu taman yang berada di Kota Delhi ini memiliki kombinasi sempurna,  yaitu taman cantik penuh bunga dan hamparan bangunan bersejarah sejak abad ke 14 yang memiliki arsitektur Islam nan Unik. Selain menyimpan ratusan varietas bunga. Disini terdapat makam Sultan Lodi, Dinasti yang pernah memimpin kota Delhi selama puluhan tahun lamanya. Nama Taman ini diambil dari nama beliau.

     7.    Safdarjung‘s Tomb
Makam Safdarjung yang dibangun pada abad ke 17 ini memiliki gaya arsitektur Islam dihiasi dengan ornamen cantik dan merupakan bangunan terakhir yang didirikan pada era kekaisaran Mughal.


Delhi
Safdarjung's Tomb
Selain tujuh peradaban tersebut. Di kota Delhi masih banyak kita temukan peninggalan peradaban Islam yang tersebar hampir diseluruh pelosok Kota. Berjalan melewati jalanan padat kota Delhi, kita seakan terlempar dimasa lampau. Peninggalan bersejarah itu dapat dengan mudah kita temukan ditepi jalan. Menarik bukan? Ayo berwisata religi ke negeri Mahabharata ini. Jika kamu masih ragu dengan keamanan di India. Baca Tips travelling aman di India (Terutama Cewek).



You Might Also Like

12 comments

  1. Subhanallah! Jadi makin mupeng ke India... Menarik banget ini, mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Matur Nuwun. Masukkin List sekalian wisata religi.

      Delete
  2. Ckckckckckck... apik2e, Rek...Btw 25 juta menungso kuwi ditampung nang New Delhi, yo. New Delhi dhewe luwase sakpiro, Zulfa? Podho karo Jakarta? ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Inggih mbak, sedoyo ditampung nang Delhi iku menurut data tertulis. Tapi diperkiranakan lebih, mungkin sekitar 27 jt. Delhi luas hampir podho karo Jakarta. Nek Nang India rumah padat tumpuk 5. taman sak cuil.

      Delete
  3. Waaah banyak juga ya peradaban islam yang tertinggal di Delhi, selama ini yang saya tau dari media kalau Delhi itu kumuh dan kurang menarik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan hanya Delhi Mbak Lina, Hampir seluruh India itu kumuh da kurang menarik. Kecuali pegunungan Himalaya. Nek Peradaban Islam hampir ada diseluruh kota, cuman Delhi punya lebih banyak.

      Delete
  4. Menakjubkan.

    Oh jadi Qila itu artinya merah ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Qila itu Istana, Lal itu Merah :) Edisi belajar Urdu/Hindi

      Delete
  5. yang qila lal itu pernah liat di tivi, klo yang makam itu kok mirip taj mahal ya? apa emang itu? kok warnanya agak beda mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan. Itu Safdarjung tomb. Makam yang dibangun Era Islam Kaisar Mughal memiliki banyak kemiripan. Ini peninggalan di Delhi. Kalao Taj Mahal di Agra. Ayooo Ke India .....

      Delete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram