![]() |
Bagaimana
menikah dengan Pria India. Syarat
menikah dengan lelaki India. Pengalaman
menikah dengan Pria India. Pernikahan muslim di India. Adat menikah di India. De
el el. Begitulah sederet Keyword
laporan mbah google yang nyasar ke blog emak. Laaa, ini blog mbolang apa blog cari jodoh lelaki
India? Duh!.
Dari
blog ini emak sering menerima email pribadi. Pertama tanya tentang wisata di
India. Rencananya mau travelling ke
India. Tanya tentang emak yang tinggal di India. Ujung ujungnya, datang ke
India buat ketemuan dengan sang pujaan hatinya. Arjuna sang pemanah asmara yang asli
orang India. Emak nggak masalah, toh itu urusan pribadi mereka. Tapi yang bikin
emak ganjal dihati, kebanyakan cowok yang mereka kenal ternyata bukan Arjuna tapi Rahwana.
Pernah
ada cewek nekat kesini bermodalkan tiket promo dengan budget muepet. Tanpa itin
jelas, tanpa booking hotel, tanpa tiket kereta dan hanya mengandalkan couchsurfing yang statusnya juga nggak jelas.
Bahkan dia nggak pingin lihat Taj mahal, Aneh. Mereka nampak bukan cewek yang
biasa travelling.
Ternyata,
mereka rela datang hanya nemuin Arjuna yang mereka kenal dari internet. Dibela
belain jauh jauh dan nekad datang ke India. Bukannya disambut di airport dengan
sekuntum bunga. Si cowok nyuruh dia nemuin dikotanya. Dan anehnya, si cewek
tetep ngebet. Duh!. If He Really love
you, he will Run and come to you, It does matter where your are!.
Kadang
mereka kasih nomer hape emak ke cowoknya. Trus cowoknya hubungi emak. Dari sini
emak bisa “meraba” bagaimana cowok tersebut, serius apa nggak. Hanya sedikit
yang serius dan buanyak yang “buaya”. Masak, baru nyapa hai, udah minta emak
kirim foto ke dia. *Plakkk*.
Nah,
karena blog ini juga emak jadi konsultasi “pernikahan“ antara cewek Indonesia dengan lelaki India.
Emak nggak masalah, bahkan emak seneng bisa membantu dan membicarakan hal hal
yang perlu dipertimbangkan sebelum melangkah lebih jauh.
Dari sini, emak punya keberanian untuk nulis ini.
Mesti dengan setengah hati. Berharap agar cewek Indonesia yang lagi menggeliat
kayak cacing kepanasan sama Arjunanya di
India mempertimbangkan hal hal
sebagai berikut sebelum menikah dengan
Pria India. Meski emak tahu. Orang kalau jatuh cinta otaknya di dengkul.
Paling tidak, emak merasa plong dengan berbagi dan kalian bisa memikirkan hal
hal berikut sebelum melangkah jauh dalam gerbang pernikahan dengan Pria India.
1. Kenali
Dia
Sekarang zaman social media. Orang bisa kenal dan
jatuh cinta tanpa berjumpa. Jangankan jatuh cinta hanya melalui chit chat dan
tukeran foto dengan tampang gaya tebar pesona. Bahkan ada yang sampai buka dada
hingga buka paha. Upsss!.
Kalau saat ini kamu hanya mengenalnya melalu internet.
Cobalah
ketemu dulu. Kalau bisa, mending dia yang datang ke Indonesia. If he
Really Love You, he will come to you. Emak tidak meminta kamu untuk
melalui proses berpacaran. Tapi paling tidak ada proses untuk mengenal siapa
dia, sifat dan watak yang harus disesuaikan. Pada dasarnya sifat dan watak
semua orang berbeda beda. Tapi, kebanyakan watak orang India itu keras dan
bicara apa adanya. Apakah kamu punya cukup kesabaran untuk menghadapainya ?
Jangan
grudak gruduk, ketemu dan langsung janur kuning melengkung. Kalau sudah ketemu
dan cocok, baru jalan ke langkah selanjutnya. Ketahuilah, menikah bukan hanya
untuk sementara tapi selamanya. Dia bukan Arjuna, Hanya manusia biasa, Tak ada
yang sempurna.
2. Kenali
keluarga
Menikah bukan tentang aku dan kamu. Bukan hanya
tentang kita berdua. Menikah berarti menggabungkan dua keluarga. Di India
sistem kekeluargaan begitu kental. Orang tua berharap anaknya menikah dengan
gadis pilihan mereka sendiri. Lebih tepatnya, dijodohkan. Pastikan orang tuanya
setuju. Kalau kalian berdua saling cinta pastikan izin orang tua memberikan
restunya dan mengikat kedua keluarga dengan cinta.
Hal ini nantinya akan berimbas dimana kalian tinggal.
Orang tua pasti dengan berat hati melepas anak kesayangannya pergi di negeri
antah berantah bersama suami tercinta.
Sendirian dan jauh dari keluarga. Jika dua keluarga saling kenal, paling tidak
orang tua kita tidak merasa khawatir dengan menitipkan kamu ke keluarga baru di
India.
Emak sebenarnya ingin cerita tentang hal ini lebih
jauh. Tapi tiap kata yang terucap, dada emak terasa sesak, tenggorokan rasanya
tercekik dan bulir bulir air mata
membasahi pipi. Meski dua keluarga saling kenal. Orang tua tetap kawatir. Gimana
nggak kawatir, putri kesayanganya sendirian di negeri antah berantah.
Meski senyum tersungging di bibir mereka tapi segunung rasa tak tega tetap
merayapi dada. Bicaralah dengan kedua orang tua mu dulu, dengarlah apa kata
hati mereka. Jauh dari orang tua dalam jangka waktu yang lama adalah hal yang
sungguh tak mudah. Sangat Menyiksa dan Menyesak memenuhi dada.
3.
Budaya
Semua
orang tahu India terkenal akan budaya dan tradisi yang kental. Bukan hanya
dalam festival atau acara keagamaan tapi dalam kehidupan sehari hari. Open your mind, Hormatilah dan bukalah
seluruh indera perasamu untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih baik. Tanpa
hal ini, akan sulit bagimu untuk beradaptasi.
Kita
yang sesama orang Indonesia punya banyak perbedaan budaya disetiap daerahnya. Apalagi lintas Negara. Hal ini sangat sensitif dan
jangan disepelekan. Termasuk kebiasaan keluarga suami. Pay attention. Percayalah,
Emak pernah dibikin stress dan memilih hengkang dari India karena hal yang satu
ini. Cultural shock.
Budaya di India, Sistem kekeluargaan sangat kental. Mereka
suka tinggal dalam keluarga besar. Setelah menikah wanita diboyong dan masuk dalam keluarga Pria. Dalam
apartemen kecil, disana ada orang tua, mungkin kakak juga kakak ipar dan
anaknya. Mungkin juga ada adik adiknya. Nggak ada privasi sama sekali. Nggak bisa
seenaknya leyeh leyeh dan semau gue. Semua diatur oleh ibu mertua. Are you ready ?
Perbedaan
dan gejolak ketidak cocokan pasti ada dalam keluarga. Karena notabene kita
memiliki budaya yang berbeda dan juga faktor komunikasi yang tidak lancar. Pastikan
suami kamu nantinya menjadi penengah yang bijaksana. Tanpa berat sebelah.
Satu
hal lagi tentang Dowry. Dalam adat Hindu, perempuan memberi Dowry (semacam mas kawin) kepada keluarga lelaki. Bahkan dalam
keluarga muslim juga. Semakin banyak samakin dicinta, semakin dikit, semakin
disiksa. Cerita tentang menantu disiksa hidupnya dan dikurung dalam “tahanan”
rumah hanya karena Dowry yang sedikit menjadi
cerita biasa di India. Itulah sebabnya, memiliki anak perempuan dianggap beban
dan memilih diaborsi.
Biacarakan
mengenai Dowry dengan calon suami. Sehingga tidak menjadi beban dikemudian
hari. Dalam hal ini, Alhamdullilah emak tidak menghadapainya. Karena kami
sepenuhnya menjalankan apa yang agama Islam ajarkan.
4.
Tinggal
dimana?
Ini
yang paling berat. Dilema berkepanjangan dan bikin gundah gulana. Kalau
ngomongin enak mana tinggal di India apa Indonesia? Jawabnya simple. India is best tourism country but not for
stay. Dalam hal ini Kashmir sebagai pengecualian. Indonesia masih jaaaaaaaauuhhhhh
lebih enak dan nyaman. Mulai dari segi kebersihan (tentu saja) sampai mencari
pekerjaan.
Mau
gaya hidup ala pertamina, mulai dari NOL?. Makan nggak makan yang penting
kumpul? Pikirkan kembali. Biaya hidup di
India memang murah, tapi biaya tempat tinggal sangat sangat mahal. Kalau masih
dalam nuansa pengantin baru kayaknya semua oke oke saja. Tapi kalau dah lewat
masa itu, it’s just like a hell.
Bayangkan, di musim panas suhu bisa mencapai 40
derajat. Nggak ada AC? OMG. Nggak papa pakai kipas angin. Eits, tunggu dulu, sering lampu mati di
India. Apalagi pas musim panas. Nggak tanggung tanggung kadang 12 jam. Kayak
daging dimasak dalam oven J. Dingin mencapai 0 derajat, nggak papa masih
bisa pakai jaket dan selimut. Beneran
mau mandi pakai air dingin yang kayak lelehan es? OMG. Edisi kompleknya hidup di India emak tuangkan
dalam serial artikel Siluet Negeri Semilyar Penduduk.
Tinggal
di Indonesia? India masuk dalam garis “merah“ Imigrasi. Karena kebiasaan orang
India yang suka tinggal diluar secara illegal
dan bekerja. Untuk mendapatkan visa tinggal bagi suami adalah hal yang paling
menguras tenaga dan air mata. Harus membawa segepok persyaratan dan bukti
pernyataan bahwa suami memiliki penghasilan.
Kalau
suami ketahuan kerja di Indonesia, maka kamu harus mengganti visa tinggal
menjadi visa kerja. Dan tentu saja dengan membayar pajak 1 juta setiap bulannya
dan dibayar dimuka. Jreng jreng. Belum lagi melewati proses imigrasi Indonesia
yang njelimet dan Korup. Sangat
melelahkan!
Sudah
tahu kan apa yang harus dihadapai ketika menikah dengan pria berkebangsaan
India? Inget kamu bukan Ayu ting ting dan Saheer Sheik yang notabene artis dan
banyak uang. Mau ngapain aja enak, tinggal beli tiket pesawat kalau nggak
betah.
JIKA
saling cinta dan memiliki kepercayaan penuh dengan sang Arjuna kamu saat ini. Maka
perjuangkanlah dan jalani takdir dengan lapang dada. Semua tergantung seberapa besar cinta kalian
menghadapai gelombang badai yang menghajar. Disitulah kita menemukan sebuah titik
puncak tetang apa dan siapa diri kita sebenarnya dan juga pasangan. Dan
seberapa besar cinta kalian sesungguhnya.
Hold My Hand And Face The world
Together.
UPDATE 5 Maret 2015
UPDATE 5 Maret 2015
Pertanyaan tersering tentang Cowok India
Mbak,
Saya kenalan dengan cowok India di internet, kami cocok, bla bla bla dan fall
in love?
Kalau
kamu sekarang masih kenal dengan dia dalam jangkan waktu 2 atau 3 bulan, ada
baiknya membuat jarak sebelum terjatuh dan menyia nyiakan waktu. Kenapa? cowok
India buaaanyaaakkk yang iseng di Internet sebenarnya. Dan fatalnya lagi, cewek
Indonesia Baper banget dengan keisengan mereka. Mereka anggap serius hingga
mikirin pagi siang malam. Trus pikirannya sang Arjuna ‘selalu’ baik kayak
Shahir Sheik dalam Sinetron Cinta dilangit Taj Mahal.
Tahu
nggak? Saya pingin cerita. Saya punya kenalan, katakanlah namanya mbak X yang
tinggal di India. Kami sering wahtsapp, suaminya juga orang India. Suatu ketika
dia ke Warnet karena ada keperluan. Tahu yang dikatakan Penjaga warnet kepadanya?
Ohh You from Indonesia. I know many girls
from Indonesia from internet. Some say they Loved me. And I have some of their
picture showing their boobs. Astaghfirullah, dia koleksi foto foto kenalan
cewek Indonesia dan mereka ready
nunjukkin buah dada hanya dengan bermodalkan rayuan gombal ‘cinta’. Bahkan ada
yang pakai Jilbab. Dunia memang semakin gila!
Miris
nggak denger cerita ini? Mendengar hal ini saya nggak kaget, cowok beneran
pasti bakalan sibuk dengan kegiatannya di kuliah atau kerja. Bukannya sibuk chatingan, iya nggak?. Itu adalah
sedikit cerita. Please ya, saya Tidak
menganggap remeh cinta di internet. Bahasa kerennya under estimate. Kenapa? karena sekarang zamannya social media,
apapun bisa terjadi. Termasuk urusan cinta di ruang dunia maya. Hanya saja,
harusnya dengan logika kita bisa meraba dan merasa mana yang beneran atau
tidak.
Tapi
mbak kalau sudah cinta itu buta, logikanya jadi di dengkul? Itu mah bukan
cinta!. Lha terus cinta itu yang gimana mak? Emboh! aku dewe nggak ero.
Memang
nggak semuanya iseng TAPI kebanyakan, ya. Dari semua email dan kenalan hanya 5
% yang cowoknya serius bahkan berujung di pelaminan. Selebihnya hanya Iseng, untuk
kepentingan untuk mencari kerja atau sebagai batu lompatan keluar dari India. Buanyakkkkkk!
Intinya,
kalau dia bener cinta sama kamu. Pasti dia berusaha datang ke Indonesia buat
nemuin kamu. Love is act, Not Word.
Mbak,
saya kenalan sudah 3 tahun (atau lebih) eh sekarang dia dijodohkan dan nggak
bisa menolak ?
Kenal
di Internet, nunggu Arjuna nya datang selama tahunan. Ujung ujungnya dia nggak pernah
datang dengan alasan dijodohkan? Cerita ini bikin hati saya ikut teriris pedih.
Beneran, nyesek di dada.
Banyak
sekali cewek Indonesia dipermainkan dengan alasan ini. Dan parahnya cewek
Indonesia hanya bisa pasrah dengan alasan ini. Waktu tahunan terbuang dengan sia
sia menunggu Arjuna yang nggak pernah tiba. Dan mereka nggak menyadari kalau
mereka sudah dipermainkan selama ini.
Dijodohkan
memang sudah menjadi tradisi di India TAPI itu bukan harga mati. Banyak kok
sekarang yang menikah dengan pilihan mereka sendiri. Suami saya dijodohkan 3
kali oleh orang tuanya. Dan selalu bilang akan menikah dengan pilihannya
sendiri.
Intinya,
kalau dia beneran cinta sama kamu, dia pasti mempertahankanmu dengan berbagai
cara. Tentu saja dengan cara yang baik, ya. Kalau dia nggak mempertahankanmu
berarti dia memang nggak punya cukup cinta untuk kamu atau malah memang nggak
ada cinta dan perasaan? Orang tua mana sih yang nggak kepingin lihat anaknya
bahagia?
Intinya,
dijodohkan bukan harga mati.
Mbak,
Dia beneran cinta sama saya cuman duitnya masih belum cukup?
Klo
dia kerjaanya chatting sama kamu
gimana bisa kerja keras dapetin uang buat datang ke Indonesia?
*digamparkeyboard hehehe
Dulu
ya, tiket PP Indonesia – India itu memang Mahal. Hampir 10 Juta PP. Sekarang? Coba
cek maskapi penerbangan Air Asia atau Tiger Air. Mereka biasanya punya tiket
Promo ke Daerah Selatan India (Kochi, Kolkatta, Trivandrum, Hyderabad) coba cek
Peta India. Kadang tiketnya cuman seharga 600rb saja. Kalau nggak ada Promo, Biaya
normal tiket PP India Indonesia sekitar 3-4 jutaan.
Masak
sih, dia punya duit buat beli paket data setiap hari untuk chattingan sama kamu
tapi nggak ada duit buat beli tiket Promo? Apalagi dia bilang Cinta sama kamu.
*Dilemparserbukholi
Intinya,
lelaki yang serius bakalan mencari seribu cara nemuin kamu bukan menebar kata
cinta
Mbak,
Saya sudah nggak betah pingin nemuin dia. Saya nekad mbak datang ke India,
apapun yang terjadi saya rela?
Tissue
mana tissue. Denger cerita ini, saya jadi ikutan pingin nangis dan air mata
mengalir memenuh sungai Gangga. Halah!
Saya
tahu kok, perasaan penarasan dengan memikirkan Now or Never? monggo silahkan kalau kamu nekat datang ke India
dengan resiko yang sudah dipikirkan, ya. Memang, saya juga wanita, punya
perasaan. Selama belum ketemu pasti kamu ada perasaan gimanaaaaaaaaaaaaaaa gitu.
Sulit lah untuk diungkapin.
Tapi
inget beberapa hal berikut jika kamu nekah datang ke India
- Kalau bisa tinggalah di hotel yang kamu pilih sendiri, Waspada!
- Jangan mau nikah sirih sama dia.
- Jika kalian serius, Dia pasti mempertemukanmu dengan orang tuanya. Bukannya jalan sana sini, ngomong tok tentang cinta dan nggak jelas! *lemparinkesungai
- Inget orang tua kamu dirumah, agar kamu tak salah langkah.
Intinya,
seberapa besar cinta kamu kepadanya setidaknya gunakanlah sedikit logika mu.
Mbak,
apa syarat dan document apa saya yang diperlukan untuk menikah dengan orang
India?
Menikah
dengan orang India, document dan syaratnya sama dengan menikah dengan orang
Asing. Saya menikahnya sudah lama, hampir 12 tahun. Saya tidak tahu pasti
apakah ada perubahan atau sama dalam hal persyaratan. InsyaAllah, saya akan
mengumpulkan info dari teman teman yang barusan menikah di Indonesia atau di
India. Nanti baru saya update lagi, ya.
Intinya,
menikah dengan Warga negara Asing baik di India atau Indonesia sama sama rumit
dan memerlukan banyak document. Semuanya demi kebaikan dan perlindungan Warga
Negara Indonesia.
Yuk! ah, jangan terlalu Baper di Internet, take
it easy, let it flow and be ready to let it go.
