Terkenang nikmatnya Tahu Gimbal Semarang

14:00:00

Kuliner Khas Kota Semarang

Menghidangkan cita rasa perpaduan antara pecel dan Tahu Tek

Dibandingkan dengan kuliner khas Semarang lainnya, Tahu Gimbal ini kuliner yang paling mudah ditemui di Semarang. Ibaratnya, hampir setiap jengkal melangkahkan kaki di Kota Semarang pasti ketemu penjual Tahu Gimbal. Biasanya mereka berjualan dengan mendorong gerobak.

Untuk menikmati tahu gimbal ini Tarie mengajak saya ke kawasan segitiga Erlangga. Letaknya berdekat dengan Simpang Lima yang sudah terkenal itu. Segitiga Erlangga ini lokasinya adem karena dipenuhi dengan rindang pepohonan.

Kami memesan tahu Gimbal dan es Durian. Selain kedua menu tersebut, di kawasan Erlangga ini juga tersedia  menu lainnya Seperti Bakso Malang, Siomay, Batagor dan rujak Buah. Sambil menunggu pesanan datang  kita bisa dengerin “live music” mendayu dayu dengan semilir lagu dan petikan gitar.

Sesaat kemudian es durian dan tahu gimbal terhidang di meja. Tahu Gimbal ini terdiri dari lontong, tahu goreng, telur ceplok, gimbal, tauge dan rajangan kol, krupuk dan saus kacang. Gimbalnya ini semacam bakwan goreng yang berisi udang. Saus bumbu kacangnya dicampur dengan petis udang. Teksturnya encer dan kacangnya nggak di-huleg halus, masih kasar sedikit.

Cara penyajiannya, lontong dipotong potong kemudian ditumpangi irisan tahu goreng. Ditambahkan potongan tahu gimbal, tauge dan rajangan kol kukus trus disiram dengan saus kacang dan kecap manis. Trus ditaburi dengan bawang goreng dan daun seledri. Sebagai pelangkap ditambahkan telor ceplok dan krupuk.

Ketika sesendok  tahu gimbal masuk kedalam mulut, pertama rasanya sedikit aneh. Bukan aneh yang gimana gitu atau yang bikin nggak suka. Anehnya disini terletak para rasa sausnya. Menghadirkan cita rasa perkawinan antara bumbu pecel dan tahu tek. Rasanya pedas, gurih ikan,manis, ada rasa bumbu sedikit dan  letupan rasa kacang dalam mulut. Enak tenan.


Kawasan erlangga ini tersohor dengan kelezatan es Durian. Kebetulan kami datang disiang bolong, butuh yang seger seger di tenggorokan. Es durian terdiri atas dawet, disiram dengan santan ditumpangi dengan gunungan es serut. Ditambahkan dua biji durian. Trus dilumeri dengan susu kental manis coklat.

Melihatnya saja sudah bikin liur mentes deras, ditambah lagi dengan aroma durian yang aduhai nusuk hidung. Durian yang dipakai durian montong yang terkenal enak dan memiliki daging tebal. Dengan menggunakan sendok saya sapu daging durian dan saya campur dengan kuah es.

Ketika mendarat dilidah rasanya segar, manis dengan letupan rasa legit durian. Rasanya menyatu, mengajak lidah saya berenang dalam kenikmatan. Saking enaknya sampe si mangkok berasa licin dan mulus. Semangkuk es durian dijual Rp. 25.000  dengan dua biji durian yang lumayan tebal. Jadi, jangan coba coba makan tahu gimbal dan es durian kalau nggak kepingin ketagihan.

You Might Also Like

10 comments

  1. hemm tergoda pengen cobain tahu gimbalnya mbk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi, Ntar klo ke Semarang cobain kuliner ini :)

      Delete
  2. Kemarin pas ke Semarang ga sempet cobain. Pas beli oleh-oleh ke kawasan Pandanaran kok ga nemu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo Pnadaran memang khusus oleh oleh disitu Mas, Coba di Simpang Lima. Di jalanan Semarang banyak sekali tahu Gimbal.

      Hehehe Selalu ada alasan tuk kembali

      Delete
  3. rasa tahu gimbal kalau dari tulisan .... kayaknya bagaimana gitu ya ...
    mendingan dirasakan sendiri kenikmatannya ... kalau perlu 2 mangkok ... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha satu aja, ntar cobain menu lainnya, masih banyak menu enak banget di Semarang :)

      Delete
  4. Enak tenan to? :p

    Mreneo maning mengko kulineran sing luwih ngehits :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak Tenan Kakak, Wah sik ake sing nge hit? tapi nggak atek ngantri koyok lekker paimo kan ??? Njamurrrr

      Delete
  5. Kapan giliranku kulineran nang Semarang? ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secepatnya mbak kalau pas pulang ke tanah air. ojok lali mampir omahku sik, sopo ero isok kulineran bareng nang semarang

      Delete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram