Sistem Kasta di India

22:44:00

Casta sistem in India

Kasta memisahkan manusia kedalam sebuah strata sosial dengan tingkatan berbeda beda masih digunakan di India. Bagaikan sebuah garis pembatas yang tidak bisa ditembus dan disatukan. Menganggap diri bermartabat  tinggi dan merendahkan berkasta rendah hanya karena darah. Sejak lahir  telanjang manusia distempel dalam garis kehidupan kasta yang lebih dikenal dengan sistem Jatis di negeri tepian sungai Gangga ini.

Kasta dianggap sebagai fakta kuno dalam kehidupan masyarakat Hindu. Namun sebagian mengatakan bahwa sistem kasta ini  sengaja “dibentuk“ oleh Razim kolonialisasi Inggris.

Sistem ini bagaikan belenggu kehidupan. Membuat orang kaya makin kaya dan yang miskin semakin nelongso dan tersingkirkan. Seseorang bisa dikenali kastanya dari namanya. Quota pekerjaan dan pendidikan diperlakukan. Berkasta tinggi mendapatkan pekerjaan lebih baik  sementara berkasta rendah semakin tergencet.

Diskriminasi kasta yang lebih rendah adalah Hal yang ILLEGAL di India. Semuanya diatur dalam pasal 15 dalam hukum konstitusi. Sebenarnya Pemerintah India melalui Mahkamah Agung berusaha menghapus sistem kasta. Berusaha meningkatkan perekonomian kaunm tertindas dalam hal ini golongan Dalit. Memberikan kuota di perguruan tinggi dan pekerjaan bagi kasta rendah. Tapi tradisi tetaplah tradisi. Budaya yang diteruskan dari satu generasi ke generasi.

Berikut sitem kasta yang ada di India.

          1.    Brahmins (Priest/Para pemimpin agama)
          2.    Kshatriya (warrior)

          3.    Vaishya (pedagang)

          4.    Shudras (artisan)

Foto diambil dari Wikipedia

Sebenarnya masih ada satu lagi “kasta” yang paling rendah. Begitu rendahnya hingga tidak dimasukkan dalam group Kasta. Istilahnya “untouchable” alias  tak tersentuh dan terbuang yakni Kelompok Dalit. Biasanya mereka jadi tukang bersih bersih, pembantu, memungut  sampah, tukang cuci baju dan pekerjaan lainnya yang dianggap “rendah”.

Sistem Kasta ini tak hanya dianut oleh pemeluk Agama hindu. Sebagian umat beragama Kristen, Budha, Yahudi, Sikh, Jain bahkan Islam. Memang tidak dilakukan secara terang terangan tapi dalam kelambu abu abu.

Emak pribadi pernah mengalaminya. Suatu saat kami berkunjung ke rumah teman karena adiknya sebentar lagi menikah. Emak haus dan nggak tertarik minum teh. Emak maunya minum air putih dingin. Kebiasaan orang India menempatkan air minum kedalam kuali besar yang terbuat dari tanah liat. Rasanya segar.
“Apakah kamu tidak keberatan minum dalam gelas yang sama dengan yang kami gunakan?“
“maksudnya“ jawab emak sambil keheranan
Dengan menggunakan tangan, dia menunjukkan ke diri sendiri, lalu menunjuk kearah bawah. Kemudian menunjuk ke arah emak dan menunjuk kearah atas. Trus menunjuk kearah gelas sambil gedek. Emak jadi terheran. Adik ipar kemudian memintanya untuk menuangkankan air minum buat emak.

Suatu ketika emak pergi ke desa. Kejadian yang sama terulang kembali. Akhirnya emak tanya ke adik ipar. Dia menjelaskan sebagian orang “bawah“ masih diselimuti kasta.  Dan mengangggap kita dari Kasta Arya (India keturunan Persia) karena kita berhidung mancung dan berkulit putih. Laaaa kan hidung emak pesek?  Sudahlah!.

Suatu ketika, salah satu karyawan pabrik mempunyai hajatan pernikahan. Kami diundang. Dia sudah menunggu di gerbang. Kami belum masuk, dia sudah minta maaf tidak bisa memberikan makanan yang terbaik.  Mereka tak segan membersihkan tempat duduk dan memberikan “jatah“ tempat duduk di sebelah mempelai dan  emak “diasingkan“ dari para tamu lain.

Begitu pula ketika menjamu makanan. Bak permaisuri mereka sibuk melayani emak, mulai bawa gorengan, kebab, minumam sampai ice cream. Semua tidak berhenti mengalir. Emak jadi  kikuk sendiri. Padahal emak pingin membaur dan lihat warna warni baju ngejreng dan senada dengan gelang yang dikenakan.

Manusia tidak dibedakan atas warna kulit, ras atau kasta. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Manusia dikatakan ”berkasta” tinggi jika dia selalu peduli, selalu memberi tanpa menyakiti.

You Might Also Like

46 comments

  1. Dulu waktu sekolah ada pelajaran gini.. Baru tau kalo di bawah kasta sudra itu masih ada 1 golongan lagi yang dianggap 'untouchable'...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, pelajaran ini sering diulang ulang. Kalau Dalit nggak masuk dalam pelajaran, makanya kita nggak kenal.

      Delete
  2. Duhhhhhh... prihatinnya, mereka jadi merasa inferior duluan di hadapan orang lain, yah. Sama seperti banyak orang kita merasa inferior di hadapan bangsa kulit putih. Padahal nang endhi2 kuwi wong podho wae. :( ira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyo Mbak yo Opo ? Kakak Ipar yo sering ngomong ngunu. Kita merasa Inferior dengan bangsa kulit putih. Aku pernah baca di Web e Agustinus Wibowo yang di Papua, tentang Hitam dan Putih. orang orang kulit hitam merasa rendah dihadapan orang kulit "berwarna".

      Delete
  3. seneng sama artikel seperti ini
    dapat pengetahuan lebih :)

    itu yang paling bawah maksudnya kasta paria?
    seperti dalam cerita mahabarata & ramayana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah, semoga menambah pengetahuan buat saya pribadi
      Ya, Paria itu Kelompok Dalit kalau di India :)

      Delete
  4. Ingat dulu jaman SD dapat pelajaran ini. Kasihan yang kasta rendah sudah merasa inferior bila berhadapan dengan kasta tinggi.

    Betul banget kata Mbak Ira bangsa kita inferior terhadap bangsa kulit putih padahal ya sama saja.

    Pernah baca di Trinity traveler juga, ada bule penjaga hotel yang merasa superior sehingga rasis. Saat ada tamu dari Asia dia cuekin tapi saat ada tamu bule dia layani dgn baik. Duuh nggak dimana nggak dimana ya manusia selalu menganggap tinggi dan rendah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, memang nggak secara frontal terbuka tapi dalam kelambu abu abu. Membuat garis lurus bersambung atau putus putus. Semua balik ke manusia itu sendiri.

      Delete
  5. miris ih bacanya... ga kebayang kalo ngerasain lgs mba... jd bersyukur tinggal di negara yg ga kenal tingkatan2 gini yaa :) Yg bikin bingung itu, India kan bukan negara yg tdk mengenal Tuhan. Tapi kok ya msh aja berpikiran sesama manusia itu dibeda2kan ama kasta -__-.. Emang Tuhan ngajarin gitu apa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah. eh, Di Indonesia ada kasta lo mbak. Kasta korupsi dan kasta Bersih. Hehehe.
      India kenal Tuhan Mbak. 80 persen penganut agama hindu yang memiliki Banyak dewa pengatur jagat raya. Tapi entah kenapa kasta ini masih diterapkan. :(

      Delete
  6. Mbaak baca tulisan2 mu ini bikin aku mbrabak mili (

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa menginspirasi dan membuat kita semakin bersyukur dengan kehidupan yang Allah Beri. Hidup di India menjadikaku banyak belajar dan bersyukur.

      Delete
  7. kasta terakhir kirain yang terdiri dari budak, eh tapi di India dulu ada perbudakan juga enggak sih? jaman2 dinasti2an gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan perbudakan sebenarnya, cuman posisi paling rendah hingga tidak diakui. miris banget.

      Delete
  8. Oalah...teryata sistem kasta di India masih sangat terasa yah..waduhh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget terasa. Sedih, ya orang dikotak kotak gitu

      Delete
  9. Mksudnya sudra=artisan gmn mbak?
    Mksudnya ameer khan,, sahrukhan gtu dr kasta sudra y...

    ReplyDelete
  10. Artisan bukan artis :) kayak tukang pahat, tukang batu

    Ameer Khan dan Shah Rukh Kan Muslim, kagak pakai kasta

    ReplyDelete
  11. Sebelum ke India aku pernah dengar kalau beberapa kelas kereta itu kadang dikhususkan untuk kasta-kasta tertinggi saja. Tapi pas di India, aku gak nemuin hal-hal yang berhubungan dengan kasta. Cuma orang-orang aneh aja pas aku ngaku kalau aku muslim, dikiranya aku non muslim. Lebih sering dikira dari Jepang, China atau Korea daripada Indonesia :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, soalnya wajahnya mirip mirip gitu.
      Kalau traveller memang nggak merasakan kasta di India.
      Kalau tinggal di India, bisa merasakan "itu"

      Delete
  12. wah indonesia meski gak ada kasta gini kok ya tetep berkasta-kasta ya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya. kasihan. Padahal Manusia dicipta sama. yang mebedakan adalah kebaikkannya.

      Delete
  13. Mb zulfa...kalo orang muslimnya berarti gak pake kasta2an ya mb??
    Mksih ats jawabnya...

    ReplyDelete
  14. aku merasa bersyukur terlahir di negara indonesia yang tidak mengenal kasta :-)

    ReplyDelete
  15. aku merasa bersyukur terlahir di negara indonesia yang tidak mengenal kasta :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, Alhamdullilah kita dilahirkan sama. Tinggal berusaha keras mengggapai cita cita

      Delete
  16. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  17. Jangan Salah klau di Indonesia tidak ada kasta,terutama di Bali dsn masih mengenal kasta

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih berlaku juga ya di Bali.

      Delete
  18. Halo mbak.. tadi browsing2 akhirnya sampe ke blog ini. :) Dulu waktu sekolah kalau saya gak salah ingat (kalau salah berarti saya dlu ketiduran di kelas hehe), ada kasta namanya Paria, benarkah itu?

    ReplyDelete
  19. Halo mbak.. tadi browsing2 akhirnya sampe ke blog ini. :) Dulu waktu sekolah kalau saya gak salah ingat (kalau salah berarti saya dlu ketiduran di kelas hehe), ada kasta namanya Paria, benarkah itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, di ada kasta paria. itu kasta paling bawah

      Delete
  20. seneng sama artikel seperti ini
    dapat pengetahuan lebih :)

    itu yang paling bawah maksudnya kasta paria?
    seperti dalam cerita mahabarata & ramayana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seeng, ya bisa bermanfaat untuk pengetahuan orag lain

      Iya, Kasta paria.

      Delete
  21. Assalamu'alaikum mbak, gimana kalo misalnya ngasih hadiah atau sodaqoh buat kasta2 dalit itu? Semacam memberi penghargaan atau hiburan buat mereka. Apakah itu berbahaya jika dilakukan? Dakwah sekalian mbak, kalau di Islam gak ada kasta, orang dibedakan tonggi rendahnya di mata Allah cuma berdasar ketakwaannya. Pahalanya gedhe banget. hehe

    Btw swnang sekali berkunjung ke blognya mb, bisa memperluas wawasan. Semangat tetap menginspirasi mbakk.
    Salam dari jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Saya rasa GPP kok, waktu tinggal di India dulu, kita sering kasih hadiah atau sodaqoh.

      Sebenarnya merek tahu kalau dalam agama ISlam tidak ada sistem kasta. pernah juga denger kalau mereka banyak memeluk Islam.

      Sami sami, seneng bisa mampir ke Blog ini

      Semoga sehat sekeluarga, ya. Aamiin

      Delete
    2. Mak klo dlm kashmir ada kasta jg ya? Saya dngr dr temen asal kashmir di sana ada sistem kasta jg

      Delete
    3. Kalau muslim Kashmir nggak ada Kasta, sama kayak di Indonesia.

      Delete
  22. wah-wah, kalau indonesia ada kayak gini pasti makin rame, gak ada sistem kasta aja udah kayak sekarang hehehe.

    ReplyDelete
  23. yang warrior yang susah ntu, perang musti ngikut :D

    ReplyDelete
  24. bagaimanapun juga ini mungkin sudah menjadi sebuah tradisi, jaman sekarang pun yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin dan terpinggirkan. tulisan yang sangat informatif

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kalau semua mix nggak membedakan kasta. klo di India hal ini nyata :(

      Delete

Follow Twitter

Follow Google+

Follow Instagram